Kamis, April 30, 2009

Onde-onde Tuna Pedas - Masbar April'09

Hampir saja terlewatkan event yang satu ini, padahal ide & bahan dah disiapkan jauh hari sebelumnya. Namun, alhamdulillah masih ada waktu untuk turut berpartisipasi di MASAK BARENG EVENT, yang mengangkat tema Jajan Pasar Berbahan Dasar Beras.

Sengaja ingin memanfaatkan persediaan beras ketan putih di dapur, coba bereksplorasi dengan jajanan Lemper. Tapi, lemper bukan sembarang lemper ! karna adonan lemper kali ini, bisa berubah penampakannya menjadi mirip jajanan Onde-onde.

Kok bisa??!! yaaa pasti bisa, kita coba eksplore bentuknya & kita tambahkan unsur utama Onde-onde, yaitu wijen putih. Rasanya ?? unik, tapi begitu terasa gigitan isian tuna pedas di dalamnya... hmm enak juga ternyata.

Mau cobain??? Hayuuuk... maree...

.Onde-onde Tuna Pedas1


Onde-onde Tuna Pedas
Original Recipe by Rachmah Setyawati
--------------------------------------------------------------

Ingredients :
1/4 kg Beras Ketan Putih, rendam 1/2 jam
250-300 cc Santan Encer mentah
8 lbr daun suji, potong-potong kecil
( bisa diganti dgn jus sawi hijau/jus brokoli)
sedikit garam

Bahan Isi : Ikan Tuna bumbu Pedas (kalengan kecil), buang minyaknya

Wijen putih, sangrai


Directions :
1. Kukus ketan putih selama kurleb 10-15 menit
2. Campur santan kental mentah dgn potongan daun pandan suji, blender, saring airnya.
3. Panaskan santan bercampur air daun pandan suji, matikan api.
4. Angkat ketan putih, masukkan ketan ke dalam santan panas, aduk-aduk rata (diaron)
5. Kukus kembali ketan hijau tadi selama kurleb 30-35 menit/hingga empuk, matang.
6. Hilangkan uap panas ketan hijau, ambil 2 sendok makan adonan ketan hijau, pipihkan , beri isian satu sendok teh Tuna bumbu pedas. Tutup bahan isian tuna, rapatkan spt membuat lemper. Bentuk bundar. Taburi biji wijen rata.
Siap dinikmati.

Kamis, April 23, 2009

Udang Panko Saus Keju Panggang



Rencana mulai siang tadi, malam hari aku tak membuat masakan, ingin beli di luar rasanya. Tapi, sore hari, tiba-tiba melancarkan jurus "intip-intip" isi kulkas...hehehe, nggak taunya masih punya stock udang pancet yg masih ngendon rapi disana.

Masak yang cepat aja deh.... tinggal aduk-aduk aja bumbunya... beres !

Anda penyuka Udang?? Kalau aku bukan hanya suka, tapiii doyaaaaan banget !


Udang Panko Saus Keju Panggang 
Original Recipe by Rachmah Setyawati

Ingredients :
500 gr Udang Pancet, besar, kupas, tinggalkan ekor saja
1 sdt Jeruk Nipis
1 sdm Kecap Ikan
Minyak Sayur , untuk menggoreng

Bahan Lapisan :
50 gr Tepung Terigu
1 sdt Baking Powder
2 bh Telur , kocok lepas
1/4 sdt Garam
1/8 sdt Merica bubuk
Tepung roti kasar, panko

Bahan Saus Keju Panggang :
40 gr Keju Cheddar Melted (aku pakai Kraft)-dibanyakin jg lebih enaak ! tp nambah air dikit lagi ya..
4 bh Jamur kancing segar, cincang
2 Siung Bawang putih, cincang halus
2 sdm Saos Inggris
3 sdm Saos BBQ botolan, HP 
1 sdm Saos Sambal, botolan
1 sdt Kecap Ikan
sedikit air 
3 sdm minyak zaitun/minyak goreng

Directions:
1. Kupas udang, sisakan ekornya, kerat punggungnya, hingga 1/2 membuka.
2. Lumuri udang dgn jeruk nipis, sisihkan sebentar.
3. Tiriskan bekas air jeruk nipis, lumuri udang dgn kecap ikan. Biarkan.
4. Campur tepung terigu + baking powder + garam + merica bubuk, aduk rata.
5. Celupkan udang tadi ke dalam telur kocok, kemudian ke gulirkan dalam bahan tepung campur, ratakan ke seluruh badan udang hingga ekor, sambil sedikit ditekan.
6. Celupkan lagi dalam telur kocok, gulirkan dalam tepung panko.
7. Goreng udang hingga kuning kecoklatan.
8. Buat Saus :
Tumis bawang putih cincang dgn minyak zaitun/minyak goreng lainnya, 
hingga harum. Masukkan jamur cincang, aduk hingga berubah warna. 
Campur aduk semua bahan saos, aduk rata. Masukkan potongan keju 
cheddar, aduk hingga keju meleleh semua, beri kecap ikan, cicipi. Aduk
rata. Tambahkan sedikit saja air. Tunggu hingga mendidih & agak kental,
matikan api, siram pada gorengan udang yang sudah ditata.



Jemblem


Masih ingat dengan Jemblem ??

Hmm, lama tak pernah menghadirkan panganan tradisional jawa ini.
Jemblem adalah kue khas daerah Jawa, terbuat dari Ketela Pohon/Singkong yang diparut/dihaluskan, didalamnya berisi Gula Jawa/Gula Merah/Gula Kelapa. Jika di daerah Jawa Timur, orang biasa menyebutnya dengan nama Jemblem. Maka di daerah Jawa Barat kita biasa mengenalnya dengan sebutan Misro. Versi gurihnya, kita bisa dapatkan di daerah Jawa Barat dengan nama Combro.

Dimakan hangat-hangat Teman .... ditemani secangkir teh hangat atau kopi, saat menjelang sore hari ?.. sedap !! nyaman rasanya.

Karna masih dalam suasana menghabiskan keju melted Kraft di rumahku. Kali ini kita buat Jemblem yuuk, dengan tambahan filling keju.


Jemblem Keju
------------------------------------------
Recipe by Rachmah Setyawati


Ingredients :
500 gr Ketela Pohon / Singkong, kupas, potong2, cuci bersih
sedikit garam
150gr Gula Merah/Gula Jawa/Gula Kelapa
50 gr Keju Melted Cheddar (aku pake merk Kraft)



Directions:
1. Parut halus Singkong. Sisihkan, diamkan sejenak, agar airnya sedikit terpisah. Kemudian, buang airnya (sambil sedikit ditekan). Beri gartam, aduk rata.
2. Sisir Gula Merah / cincang halus.
3. Potong-potong keju, dadu
4. Dengan menggunakan selembar plastik, ambil dua sendok makan singkong parut, pipihkan, beri isian ; gula merah & keju secukupnya.
5. Tutup kembali bahan isian dengan adonan singkong, seperti jika membuat kroket/lemper.
6. Rapikan bentuknya. Panaskan minyak goreng, hingga panas sedang, goreng Jemblem sampai matang / kuning kecoklatan.
Sajikan hangat .


Sabtu, April 18, 2009

Ayo, kita dukung Kampanye Anti Beli Buku Hasil Copy Paste Tanpa Ijin



Akhir-akhir ini, sering kita jumpai beberapa kalimat berikut :

" Aduh ! Itu kan resep karya saya !? Kok bisa jadi buku dan diterbitkan di Toko Buku sih??!! "

atau

" MasyaAllah, itu kan tulisan saya tentang.....?! mengapa bisa ditulis dalam sebuah buku oleh si Anu ?? !! "

bahkan 

" Itu foto & ideku...kenapa bisa di"aku" sama orang itu?? "


Sudah tak terhitung lagi, jumlah orang yg suka " potong kompas" dalam berkarya & menjadikannya lahan bisnis.

Kenyataannya bukan hanya kaset & cd yg banyak dibajak. Namun, sudah merambah pada hasil karya para blogger. Baik itu resep masakan, liputan-liputan kuliner, artikel tertentu maupun foto.

Dari yang hanya sekedar di"copy paste" tanpa ijin untuk dipasang diblog pribadi mereka tanpa memberikan sumbernya. Sampai pada wujud sebuah buku yang sudah diperjualbelikan di toko-toko buku terkemuka di negeri ini.

Sampai kapan budaya mengambil & mengakui hasil karya orang lain sebagai hasil karya sendiri akan berlangsung??

Apa kita nggak malu selalu disebut sebagai negara yang terkenal dengan "pembajak" nya ??!

Ayuk deh semua !! rapatkan barisan, kita bersama-sama beritikad baik untuk memberantasnya.

Jangan pernah beli buku-buku yang di dalamnya berisi hasil copy paste karya para blogger !!

Jangan pernah mau membelinya !

**** P.S. : Logo di atas diambil dari Ophoeng's Site, KLIK DISINI.

Selasa, April 14, 2009

Lemper Ayam - Indonesian Traditional Food


Lemper merupakan salah satu jenis camilan yang berasal dari daerah Jawa. Tak susah untuk menemukan camilan ini, karena sudah sangat populer menjadi suguhan diberbagai acara di Indonesia. Bahkan terakhir makanan ini pun telah mengalami banyak variasi, untuk tampilan luar, biasanya dibungkus daun, sekarang memakai plastik siap kemas; atau ada pula yg menggorengnya tanpa harus dibungkus daun.  

Untuk isiannya pun ada banyak pilihan yg bisa kita ramu. Walau pada umumnya menggunakan bumbu dasar seperti bumbu opor ayam, namun ada pula yang mencoba menyajikan dengan bumbu padang atau bumbu kluwak.

Kebetulan sekali hati ini sedang ingin menyantap Daun Kemangi. Jadi, kali ini isian lemper ayam saya tambahkan Daun Kemangi yang dicincang kasar. Sedaap !!

@@@@@@@@


Lemper Ayam Bumbu Kemangi
Recipe by Rachmah Setyawati

Ingredients :
1/2 kg Beras Ketan Putih, rendam 1/2 jam
350-400 cc Santan Encer mentah 1 batang Serai  

Isi :  
350 gr Daging Ayam, rebus, tiriskan , cabik2 (suwir-suwir agak halus) 2 ikat daun kemangi segar, cincang kasar
 
Bumbu Halus : 
5 siung Bawang Merah 4 siung Bawang Putih 5 butir Kemiri sedikit kunyit 1/4 sdt jinten bubuk 1/4 sdt ketumbar bubuk 1 batang serai 2 bh daun jeruk 1 bh daun salam 1/4 sdt garam halus
100 cc santan encer mentah 1/4 sdt garam
1/8 sdt gula pasir

Directions :
1. Kukus beras ketan putih selama 10 menit. Angkat.Ambil ketan letakkan pada baskom.
2. Panaskan santan encer dan garam serta serai, matikan api, tuang larutan santan panas ke dalam ketan yg telah dikukus, aduk-aduk. 
3. Panaskan kembali kukusan, lalu kukus kembali ketan tadi hingga matang, kurang lebih 30 menit. 
4. Isi : Tumis bumbu halus beserta bumbu rempah lainnya hingga harum, masukkan ayam suwir, aduk rata. Tuang santan encer, aduk lagi, bubuhi garam & gula, cicipi. Jika rasa sudah pas, aduk rata, menjelang diangkat, masukkan daun kemangi cincang, matikan api, aduk-aduk rata selagi panas. Sisihkan.
5. Ambil dua sendok makan adonan ketan matang, kepal-kepal di selembar plastik, pipihkan, isi dengan satu sendok makan ayam suwir, tutup isian dengan merapatkan kembali adonan ketan. Kepal-kepal bentuk lonjong. Bungkus rapat dengan daun pisang. 

*** Hasil jadi : sekitar 20 bungkus Lemper dgn besar sedang***

Senin, April 13, 2009

Surabaya is getting hot everyday !


Surabaya Panas??? Mungkin hal itu sudah tak terlalu asing terdengar di telinga kita semua. Namun, satu minggu belakangan ini, sungguh sangat terasa mengganggu. Hawa panas menyengat di siang hari, gerah teramat sangat di malam hari, ditambah pula dengan kondisi air pdam yg akhir-akhir ini cenderung kotor.

Tak pelak lagi, sejumlah orang di surabaya mengeluh gatal-gatal dan berasa gerah nggak karuan. Beberapa timbul penyakit kulit dan infeksi tenggorokan.

Begitu juga saya, tak luput dari serangan "kegerahan" yang amat sangat luar biasa. Terlebih mulai dua hari yang lalu. Sekujur badan berasa gatal, setiap kali saya berkeringat. Bahkan timbul bercak-bercak merah di hampir sekujur tubuh (terutama lengan, punggung & kaki).

Jika hanya derita fisik seperti ini mungkin bisa saja saya menahan diri untuk tidak mengeluh. Tapiii, saat kemarin mulai mengerjakan satu pesanan dari Shinta Damayanti di Carbondale, CO USA - buat Laura, adik tercinta di Surabaya. Aduuuuuh !! Tuhaaan ..... rasanya mau meledak isi kepala ini. Mengingat di rumah memang blm terpasang AC (suami & putri saya tak terlalu setuju jk harus pasang AC), maka dengan penuh perjuangan saya harus mengatasi mendekor coklat untuk cake yang dipesan.

Ah...setiap kali coklat yang ada dalam ruangan rumah saya, letoy semua! semua !! saat hendak mencetak membentuk pagar coklat harus sesering mungkin bolak balik kulkas. Saat dipasang pun, jika tak segera dimasukkan kulkas... itu pagar coklat langsung "menunduk lesu/letoy"....ampuuuuun.
Belum lagi saat harus menuliskan ucapan Happy Birthday, sementara teman-teman tahu sendiri, untuk dapat menulis dgn cantik, dibutuhkan tingkat kekentalan coklat tertentu. Lha iniiii....udah masuk pipping bag, ditunggu sampe dingin ....nggaaak dingin-dingin, tetep cair terus.... hingga jika dipake menulis akan kesulitan membentuk huruf yang cantik. Tobat...tobaaat....

Tapi, sejauh ini , alhamdulillah, musti harus mengucap kata "bismillah" setiap kali menuliskan satu huruf pada cake, akhirnya kelar juga pesanan itu. Semoga pesanan kali ini dapat diterima dengan baik oleh adik tersayang dari Shinta.

Buat Shinta , thank U ya atas orderannya via COUPLECAKES - online cakeshop , smg berkenan & berlanjut dilain waktu. Any complain...hehehe don't hesitate to contact me...ok!

Photobucket

Photobucket

**photo taken by May Irianti for Couplecakes

Sabtu, April 04, 2009

Pemakaian Foto Rawonku Tanpa Ijin ( Case Closed )



Tgl. 26 Maret yang lalu, seorang Sahabat Dekat, memberitahu saya tentang pemasangan salah satu foto saya, yaitu Rawon Iga pada salah satu plaza di daerah Margorejo, Surabaya - lihat postingannya DISINI.

Kaget ?! pastinya ! Marah ?! hmmm, sejujurnya nggak terlalu marah, bahkan saat pertama ditelepon olehnya saya bahkan tertawa terbahak-bahak....
Kok bisa?? mungkin saja ekspresi saya tertawa begitu, justru melukiskan perasaan saya yg sudah merasa capek akan kejadian seperti ini, berkesan bak lingkaran setan, terjadi...terjadi....dan terjadii lagi ..

Setelah menyaksikan sendiri pemasangan foto saya tanpa ijin itu, tak perlu ambil waktu lama, esoknya saya langsung mendatangi pihak yang bersangkutan. Mengingat foto saya dipajang untuk display promo Pujasera di Plaza tersebut, berarti saya bisa langsung saja menemui pihak Marketing Manager dari Plaza yang bersangkutan.

Dengan ditemani Sahabat tadi, hari pertama, tak bisa bertemu langsung dgn Marketing Managernya. Tapi, untung saat itu juga saya sudah menyiapkan satu surat Pernyataan tentang keberatan saya atas pengambilan & pemasangan foto saya tanpa ijin serta meminta pihak Plaza tersebut menurunkan foto saya dari display promo Pujasera.

Esok harinya, ketika mencoba menghubungi via telepon beliaunya sedang meeting. Begitu juga esok harinya. Hingga pada hari Selasa 31 Maret saya bisa berhubungan langsung via telepon dgn Marketing Manager, sebut saja Ibu "A".
Alhamdulillah, beliau dapat menanggapi masalah ini dgn baik.

Dalam hal ini pihak Plaza menyatakan hal tersebut adalah kesalahan dari pihak E.O ( Event Organizer) yang beliau sewa, yaitu salah satu E.O di surabaya, inisial " IS ". Dan sejak menerima surat pernyataan saya, malam harinya pihak E.O. itu sendiri langsung menurunkan foto saya termasuk foto-foto makanan lainnya.

Setelah saya periksa sendiri di lapangan pada tgl. 1 April lalu, benar bahwa foto-foto saya telah diturunkan dari kotak display sebelumnya.

PhotobucketPhotobucket

Untuk ini, atas pengertian dan itikad baik yang telah ditunjukkan olah pihak Plaza yang bersangkutan, saya nyatakan , CASE CLOSED. Berharap sangat semoga di lain waktu hal ini tidak akan pernah terjadi lagi bagi saya dan bagi para blogger lainnya.

Buat Mae & para sahabat yang telah memberikan support selama masalah ini berlangsung, saya juga mengucapkan terima kasih banget atas support & semangatnya !!!
I love U All................ Keep Jepret yaaa !!

Kamis, April 02, 2009

Dadar Jangkang - Indonesian Traditional Food

Lauk yang satu ini mulai langka dijumpai di daerah aku tinggal sekarang. Bagi orang asli  Surabaya, mungkin anda pernah mencoba & sudah tak asing lagi dengan jenis Lauk yang satu ini ! Iya , Dadar Jangkang namanya. Pembuatannya hanya sederhana, namun bahan utamanya yang mungkin tidak biasa bagi orang lain.

 Jangkang adalah sejenis kepiting sungai yang masih kecil/muda. Hampir sama dgn orang jawa biasa menyebut binatang "yuyu".

Tergelitik untuk melestarikan budaya kuliner bangsa sendiri, aku coba untuk mendokumentasikannya. Berharap semoga orang lain dapat ikut menikmati keanekaragaman kuliner Indonesia. Lebih lagi, anak cucu kita tak lantas menjadi lupa akan budaya negeri sendiri.


Jenis lauk yang satu ini sangat lezat lho, baik juga buat anak-anak karna kadar proteinnya yang sangat tinggi.


DADAR JANGKANG 
original food from Surabaya, Indonesia
-----------------------------------------------------------------
original recipe by Rachmah

Ingredients :

 Dadar Jangkang 077
150 gr Jangkang, pilih yg cangkangnya lunak
2 btr telur ayam, ukuran sedang
sedikit garam
sedikit merica
1/2 bh Cabe Merah, iris menyerong tipis
1/2 batang daun bawang/prei (jika suka)


Directions :
1. Cuci bersih jangkang, sisihkan. Buang(patahkan) kuku2nya jika tajam/keras.
2. Kocok lepas telur ayam, beri garam, merica, irisan cabe merah (atau bawang prei,jg enak). Aduk rata.
3. Dadar/goreng dengan menggunakan sendok sayur kecil dgn minyak yg panasnya sedang, hingga kecoklatan.
4. Angkat, tiriskan, siap disajikan dgn nasi hangat beserta sambal terasi & sayur asem atau kulupan (sayuran yg dimasak 1/2 matang)



Dadar Jangkang_rachmahs

*****************************************************************





Rabu, April 01, 2009

Nyobain Lasagna Bolognese




Hari ini udara Surabaya tak terlalu panas. Mendung dan sedikit hujan gerimis mewarnai beberapa sudut kota.

Hendak pergi jalan-jalan, tiba-tiba teringat akan janji dengan seorang teman untuk memberikan titipan cetakan coklat yang pernah ia pesan sebelumnya padaku. Tapi, sebelum pergi sempatkan diri sebentar untuk mencoba stock lasagna "pre-cooking" yang sudah "ngendon" satu bulan dalam almari bahan kue.

Check and re-check persediaan kulkas, ada daging giling, sosis & jamur kancing. Hmm.... paduan yg pas nih' ! Sayang , tak ada stock sayuran disini. Bawang bombay juga lagi kosong, aduuh !! gimana enak kalau tanpa bawang bombay itu..


Ah, sudahlah, tiada rotan akar pun jadi. Aku pakai bawang putih saja untuk bumbu utamanya.
Jadi, beginilah hasil rekayasa hari ini, selain menu makanan utama Setup Jamur Kancing plus nasi hangat "kebul-kebul".

LASAGNA BOLOGNESE with Fresh Champignon
-----------------------------------------------------------
 Ala Rachmah Setyawati

Bahan :
8 lembar Lasagna (pre-cooking/instant)

Saus Bolognese :
2 ons daging cincang
3 bh sosis, iris batang korek api kecil
2 ons jamur kancing/champignon
1 Botol kecil Saus Tomat (aku pake Delmonte)
4 siung Bawang Putih, cincang halus
1/2 sdt oregano 
1/2 sdt basil
1/2 sdt garam halus
5 sdm minyak zaitun

Saus Bechamel/saus putih :
2 sdm Butter
25 gr Tepung Terigu
400 ml Susu cair,UHT putih 
sedikit merica
1/2 sdt garam
125 gr Keju Melted, aku pake Kraft
75 gr Keju Cheddar, parut, aku pake Kraft, sisihkan sedikit buat taburan.

Cara Pembuatan :
1. Saus Bolognese = tumis bawang putih dgn minyak zaitun hingga harum, masukkan daging cincang , masak hingga 1/2 matang, masukkan sosis & jamur, beri oregano & basil, aduk rata. Bubuhi garam, aduk. Tuang saus tomat aduk rata, biarkan hingga matang . Angkat, sisihkan.

2. Saus Bechamel = panaskan susu cair hingga hangat saja. Sisihkan. Panaskan butter hingga berbuih, kecilkan api, masukkan tepung terigu aduk2 rata, tuangi susu hangat tadi sambil diaduk rata. Bubuhi, garam & merica, masukkan semua keju.

3. Penyelesaian : Poles loyang dgn butter/margarin, tuang sebagian saus bolognese, ratakan didasar loyang, tutup dgn lembaran lasagna. Tuang diatas lembaran lasagna adonan saus bolognese, ratakan, tuang diatasnya saus bechamel, ratakan. Tutup dgn lasagna lagi. Ulangi hingga adonan habis. terakhir adonan saus bechamel ditaburi parutan keju cheddar.

4. Panggang di oven suhu sekitar 160 Drjt Celcius, hingga 25-30 menit.






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...