Tampilkan postingan dengan label Kue Tradisional Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kue Tradisional Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 04, 2013

Tetel Goreng



Tetel Goreng yang merupakan salah satu jajanan khas di daerah tempat tinggalku ini, sewaktu kecil, sering sekali aku nikmati hangat-hangat saat sarapan pagi. Terkadang, dipadu dengan "nyruput" wedang tahu / kami biasa menyebutnya Tauwa. Jadi teringat almarhum Bapakku ....

Kalau sedang malas, aku cukup beli saja ke penjual jajanan ini di pasar tradisional. Tapi , kalau ingin menikmati rasanya yg ringan minyak (tidak terlalu terasa minyak gorengnya), lebih baik membuatnya sendiri.
Dengan menggoreng di minyak baru pakai, teksturnya menjadi tidak terlalu berlemak dan lapisan kering kulit luarnya pun lebih "crunchy"..... kresss .. kress, begitu gigit bagian dalamnya cukup lembut ketannya , gurih , asin sedikit saja rasa manis ....


TETEL GORENG (Jadah Goreng)
by Rachmah Setyawati

1/4 kg  Ketan Putih
Sedikit Santan Encer hangat/ Air hangat sekitar 75 - 100ml
1/2 sdt garam
sedikit gula pasir
minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
1. Cuci bersih ketan putih, tiriskan. masukkan dlm wadah tahan panas, kukus hingga 1/2 matang. Kurang lebih 25 menit.
2. Angkat ketan yg 1/2 matang tadi, tuangi dengan santan encer/air hangat, beri garam dan gula pasir, aduk merata. Kukus kembali hingga matang, kurang lebih 1/2 jam.
3. Setelah matang ketannya, matikan api, angkat, selagi hangat lumat-lumat ketan kukus dengan menggunakan sendok sayur atau alat lainnya hingga agak lembut teksturnya (tidak berbiji beras ketan).
4. Sesudah agak lembut teksturnya, siapkan cetakan beralas plastik yg sudah dipoles tipis dengan minyak goreng, tuang ketan kukus tumbuk tadi , ratakan padat, potong2 menggunakan pisau plastik , ukuran sesuai selera. Siap digoreng. Atau bisa juga ambil satu sendok ketan kukus ini, dengan menggunakan alas plastik yg sdh dipoles tipis dgn minyak goreng, bentuk2 bulat agak pipih, lalu siap digoreng.
5. Goreng menggunakan minyak baru pakai, dan dengan api agak besarnya (jgn api kecil ya), menggorengnya tak perlu lama2, dengan api agak besar, bisa menghasilkan tekstur lapisan luarnya yg krispi/renyah.



Rabu, Juni 10, 2009

Pilus Kentang Keju - Jajanan Masa Kecil yang hampir terlupakan ...

Pilus Kentang Keju by Rachmah


Kudapan goreng ini merupakan menu favorit semasa kecil dulu, selain dari jenis Pilus yang sudah cukup dikenal yaitu Pilus Ubi. Keluarga besar kami dulu suka sekali membuat jenis pilus ini untuk kudapan sore. Sesekali menyajikannya dengan taburan gula halus di atasnya, tapi lebih sering lagi kami menyantapnya dengan mencocolkan ke dalam gula halus…..hmmm…mantaap !

***..sssstt....termasuk jg kategori kudapan yg dibenci Ibuku, karna begitu selesai goreng..abiis...begitu seterusnya ....

Kalau dulu hanya dibuat dari adonan kentang, sekarang seperti biasa aku coba masukkan bahan alternatif "tersayang"...hehehe...hasilnya ... maaaaknyuuuss ...



Original Resep by Rachmah Setyawati

---------------------------------------

Bahan :

500gr Kentang Kuning
1 butir telur utuh (ukuran kecil saja), kocok lepas
100 gr Tepung terigu
Minyak goreng
Gula bubuk/halus
Keju Cheddar , parut
Keju Cheddar easy melted/Camembert, potong dadu kecil

Cara Pembuatan :

1.Kukus kentang kuning hingga empuk matang, segera haluskan.

2.Campur & aduk rata kentang halus dengan kocokan telur, beri taburan tepung terigu, aduk rata.

3.Dengan menggunakan selembar plastik yang sedikit diberi oles minyak goreng, 
Taruh satu sendok adonan kentang , pipihkan isi dengan keju cheddar parut agak banyak, beri satu potong kecil keju cheddar easy melted/camembert. Tutup kembali rapatkan.Bentuk lonjong.

4.Panaskan minyak goreng, goreng pilus kentang dengan api cukup panas hingga kulitnya kecoklatan, tiriskan. 

**** Sajikan dengan taburan gula halus. 



Kamis, April 30, 2009

Onde-onde Tuna Pedas - Masbar April'09

Hampir saja terlewatkan event yang satu ini, padahal ide & bahan dah disiapkan jauh hari sebelumnya. Namun, alhamdulillah masih ada waktu untuk turut berpartisipasi di MASAK BARENG EVENT, yang mengangkat tema Jajan Pasar Berbahan Dasar Beras.

Sengaja ingin memanfaatkan persediaan beras ketan putih di dapur, coba bereksplorasi dengan jajanan Lemper. Tapi, lemper bukan sembarang lemper ! karna adonan lemper kali ini, bisa berubah penampakannya menjadi mirip jajanan Onde-onde.

Kok bisa??!! yaaa pasti bisa, kita coba eksplore bentuknya & kita tambahkan unsur utama Onde-onde, yaitu wijen putih. Rasanya ?? unik, tapi begitu terasa gigitan isian tuna pedas di dalamnya... hmm enak juga ternyata.

Mau cobain??? Hayuuuk... maree...

.Onde-onde Tuna Pedas1


Onde-onde Tuna Pedas
Original Recipe by Rachmah Setyawati
--------------------------------------------------------------

Ingredients :
1/4 kg Beras Ketan Putih, rendam 1/2 jam
250-300 cc Santan Encer mentah
8 lbr daun suji, potong-potong kecil
( bisa diganti dgn jus sawi hijau/jus brokoli)
sedikit garam

Bahan Isi : Ikan Tuna bumbu Pedas (kalengan kecil), buang minyaknya

Wijen putih, sangrai


Directions :
1. Kukus ketan putih selama kurleb 10-15 menit
2. Campur santan kental mentah dgn potongan daun pandan suji, blender, saring airnya.
3. Panaskan santan bercampur air daun pandan suji, matikan api.
4. Angkat ketan putih, masukkan ketan ke dalam santan panas, aduk-aduk rata (diaron)
5. Kukus kembali ketan hijau tadi selama kurleb 30-35 menit/hingga empuk, matang.
6. Hilangkan uap panas ketan hijau, ambil 2 sendok makan adonan ketan hijau, pipihkan , beri isian satu sendok teh Tuna bumbu pedas. Tutup bahan isian tuna, rapatkan spt membuat lemper. Bentuk bundar. Taburi biji wijen rata.
Siap dinikmati.

Kamis, April 23, 2009

Jemblem


Masih ingat dengan Jemblem ??

Hmm, lama tak pernah menghadirkan panganan tradisional jawa ini.
Jemblem adalah kue khas daerah Jawa, terbuat dari Ketela Pohon/Singkong yang diparut/dihaluskan, didalamnya berisi Gula Jawa/Gula Merah/Gula Kelapa. Jika di daerah Jawa Timur, orang biasa menyebutnya dengan nama Jemblem. Maka di daerah Jawa Barat kita biasa mengenalnya dengan sebutan Misro. Versi gurihnya, kita bisa dapatkan di daerah Jawa Barat dengan nama Combro.

Dimakan hangat-hangat Teman .... ditemani secangkir teh hangat atau kopi, saat menjelang sore hari ?.. sedap !! nyaman rasanya.

Karna masih dalam suasana menghabiskan keju melted Kraft di rumahku. Kali ini kita buat Jemblem yuuk, dengan tambahan filling keju.


Jemblem Keju
------------------------------------------
Recipe by Rachmah Setyawati


Ingredients :
500 gr Ketela Pohon / Singkong, kupas, potong2, cuci bersih
sedikit garam
150gr Gula Merah/Gula Jawa/Gula Kelapa
50 gr Keju Melted Cheddar (aku pake merk Kraft)



Directions:
1. Parut halus Singkong. Sisihkan, diamkan sejenak, agar airnya sedikit terpisah. Kemudian, buang airnya (sambil sedikit ditekan). Beri gartam, aduk rata.
2. Sisir Gula Merah / cincang halus.
3. Potong-potong keju, dadu
4. Dengan menggunakan selembar plastik, ambil dua sendok makan singkong parut, pipihkan, beri isian ; gula merah & keju secukupnya.
5. Tutup kembali bahan isian dengan adonan singkong, seperti jika membuat kroket/lemper.
6. Rapikan bentuknya. Panaskan minyak goreng, hingga panas sedang, goreng Jemblem sampai matang / kuning kecoklatan.
Sajikan hangat .


Selasa, April 14, 2009

Lemper Ayam - Indonesian Traditional Food


Lemper merupakan salah satu jenis camilan yang berasal dari daerah Jawa. Tak susah untuk menemukan camilan ini, karena sudah sangat populer menjadi suguhan diberbagai acara di Indonesia. Bahkan terakhir makanan ini pun telah mengalami banyak variasi, untuk tampilan luar, biasanya dibungkus daun, sekarang memakai plastik siap kemas; atau ada pula yg menggorengnya tanpa harus dibungkus daun.  

Untuk isiannya pun ada banyak pilihan yg bisa kita ramu. Walau pada umumnya menggunakan bumbu dasar seperti bumbu opor ayam, namun ada pula yang mencoba menyajikan dengan bumbu padang atau bumbu kluwak.

Kebetulan sekali hati ini sedang ingin menyantap Daun Kemangi. Jadi, kali ini isian lemper ayam saya tambahkan Daun Kemangi yang dicincang kasar. Sedaap !!

@@@@@@@@


Lemper Ayam Bumbu Kemangi
Recipe by Rachmah Setyawati

Ingredients :
1/2 kg Beras Ketan Putih, rendam 1/2 jam
350-400 cc Santan Encer mentah 1 batang Serai  

Isi :  
350 gr Daging Ayam, rebus, tiriskan , cabik2 (suwir-suwir agak halus) 2 ikat daun kemangi segar, cincang kasar
 
Bumbu Halus : 
5 siung Bawang Merah 4 siung Bawang Putih 5 butir Kemiri sedikit kunyit 1/4 sdt jinten bubuk 1/4 sdt ketumbar bubuk 1 batang serai 2 bh daun jeruk 1 bh daun salam 1/4 sdt garam halus
100 cc santan encer mentah 1/4 sdt garam
1/8 sdt gula pasir

Directions :
1. Kukus beras ketan putih selama 10 menit. Angkat.Ambil ketan letakkan pada baskom.
2. Panaskan santan encer dan garam serta serai, matikan api, tuang larutan santan panas ke dalam ketan yg telah dikukus, aduk-aduk. 
3. Panaskan kembali kukusan, lalu kukus kembali ketan tadi hingga matang, kurang lebih 30 menit. 
4. Isi : Tumis bumbu halus beserta bumbu rempah lainnya hingga harum, masukkan ayam suwir, aduk rata. Tuang santan encer, aduk lagi, bubuhi garam & gula, cicipi. Jika rasa sudah pas, aduk rata, menjelang diangkat, masukkan daun kemangi cincang, matikan api, aduk-aduk rata selagi panas. Sisihkan.
5. Ambil dua sendok makan adonan ketan matang, kepal-kepal di selembar plastik, pipihkan, isi dengan satu sendok makan ayam suwir, tutup isian dengan merapatkan kembali adonan ketan. Kepal-kepal bentuk lonjong. Bungkus rapat dengan daun pisang. 

*** Hasil jadi : sekitar 20 bungkus Lemper dgn besar sedang***

Jumat, Februari 20, 2009

Kue Lumpur Ungu BergizI



Untuk yang kesekian kalinya, saya masih ingin menuangkan rasa penasaran saya untuk mengeksplor kue yang satu ini, pokoknya habis-habisan deh', sampai-sampai tidak peduli apakah orang yang melihat postingan ini bakal bosen karenanya. Kalau kata orang jawa sih " Sing Penting Marem Ning Atiku " 

Jadi,  saya ingin tampilkan kue lumpur kali ini dalam NUANSA UNGU !!

Photobucket

Bahan :
120 cc Susu UHT cair
75 gr gula pasir
1 butir telur antero, kocok 1/2 kental
75 gram tepung terigu
150 gr kentang, kukus, haluskan
250 gr ubi ungu / " telo ungu "
2 gr garam
10 gr margarin cair

Cara Membuat :
1. Kocok telur dgn whisk sampai 1/2 mengembang/kental
2. Taruh tepung, garam dan gula dalam baskom, tuangi susu, aduk rata (smp gula larut)
3. Tuangkan kocokan telur, aduk rata
4. Masukkan kentang dan ubi ungu yg telah dihaluskan, aduk rata
5. Tuangkan margarin cair, aduk, diamkan adonan sejenak, 10-15 menit.
6. Panaskan cetakan, oles dgn sedikit minyak/margarin. Biarkan panas.
7. Tuangkan adonan kue ke tiap lubang cetakan, hingga 3/4 penuh. Tutup, biarkan smp adonan adonan 1/2 matang, beri topping keju hias. Tutup lagi, biarkan hingga adonan matang (bisa dilihat jika dipegang bagian atasnya sudah tidak lengket lagi)
8. Angkat, dinginkan.
Hasil Akhir : +/- 12 bh
*****************************************************

Minggu, Desember 07, 2008

Kue LUMER (Lumpur gula Merah)


Kadang aku heran, pikiran ini selalu bersemangat jika harus mengutak atik resep Kue Lumpur. Seperti ada obsesi tersendiri, untuk selalu menciptakan variasi baru dalam jenis Kue Tradisional yang satu ini.
Setelah sebelumnya pernah bereksperimen dengan bahan talas, tepung ketan hitam dan tape singkong, kali ini coba aku masukkan unsur gula merah/gula kelapa di dalam adonan dasar lumpur kentang.

Mengingat gula merah memiliki rasa manis tapi jg berasa asam sedikit, maka aku coba kombinasikan rasa gurih dari Kenari yang sudah sangat familiar dipadukan dalam kue lumpur kentang. Harapanku, ternyata terwujud ! hasil akhirnya, rasa manis asam gula merah bisa berpadu cantik dengan gurih kenari dan begitu gigitan kita menyentuh wijen sangrai sebagai toppingnya... wuaah perpaduan gurihnya menjadi menarik sekali. Patut dipertimbangkan untuk menjadi Jenis baru dari Kue Lumpur.

Ayoo kita coba !!


KUE LUMER
( Lumpur gula Merah )
---------------------------------------------------------------
original recipe by Rachmah Setyawati

Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

Bahan :
3 kuning telur
2 putih telur

300 gr Kentang halus, kukus haluskan
50 gr Tepung Terigu
1 gr Garam
50 gr Kenari Cincang, panggang cincang

150 cc Santan 1/2 kental
sedikit daun pandan
100 gr Gula Merah/Gula Kelapa/Gula Aren/Palm Suiker, iris tipis2

20 gr Mentega, cairkan

Taburan : sedikit wijen, sangrai


Cara membuat :
1. Taruh santan, irisan gula merah dan daun pandan dalam panci kecil, panaskan hingga gula hancur tp tak sampai mendidih. Saring, sisihkan biar dingin.
2. Campur dlam baskom : Tepung, garam, kentang halus dan kenari cincang. Aduk2, sambil dituangi adonan santan gula merah secara berkala hingga rata.
3. Masukkan kocokan telur, aduk rata (mengaduk dgn sedikit teknik memukul2 adonan)
4. Masukkan mentega/margarin cair, aduk rata. Diamkan 10 menit. Sambil sesekali diaduk2.
5. Panaskan cetakan kue lumpur, tuang adonan 3/4 cetakan, tutup, panggang hingga 3/4 matang, buka tutup taburi dengan wijen sangrai, tutup lagi sampai adonan mulai kelihatan naik, tanda sudah matang. Angkat dinginkan, siap disajikan.

** Hasil jadi : pakai cetakan lumpur ukuran biasa(besar sedang) bisa 9 buah


Rabu, November 26, 2008

TETEL ( JADAH )- Kue Tradisional Indonesia


Cihuuuiiyyyy.... akhirnya .... bisa juga !! wuahh, rasa penasaran ini kalo sudah datang...hmm nggak bisa ditawar-tawar lagi. 

Cerita bermula saat seorang sahabat menanyakan padaku, apakah aku bisa buat Tetel ???

 Iya, Tetel ! atau sebagian orang-orang kita menyebutnya Juadah. Makanan daerah yang sudah hampir punah kayaknya. Kebetulan bulan Desember mendatang adik dari sahabatku itu akan menikah, dan salah satu syarat yang diminta pihak perempuan  dalam hantaran pernikahan nanti harus ada Tetel/Juadah (biasa melambangkan agar sang mempelai bisa awet, rapet, langgeng "seperti tetel".... hehehee).

Sejenak menyempatkan waktu, lihat2 koleksi resep di rumah. Ada, beberapa buku jajanan pasar. Begitu, membaca... aku dibuat heran dengan cara pembuatannya yg menyebutkan, setelah ketan masak lalu dipukul-pukul .... mampuss deh !! 
" Pakai alat apa untuk memukulnya ?", pikirku saat itu.
Nah, kok pucuk dicinta ulam pun tiba, saat acara Bulan Karya bersama ibu-ibu PKK minggu kemarin tuh, aku coba tanyakan pada salah seorang Ibu yang terlihat sudah terbiasa terima pesanan jajan pasar. Dan ternyata emang  bener lho, harus dipukul-pukul setelah matang !! Tapi, dari sini aku jadi punya masukan tentang cara memukulnya/memipihkan adonan ketan itu, yaitu cukup dengan memakai Muntu alias Ulek-ulek, yang sebelumnya dialasi plastik.

Masak bisa membuat cake-nya wong Londo kok nggak bisa buat jajan negeri sendiri ??!! Ayo kita buat yuuukkk ...


RESEP  TETEL/ JADAH
-------------------------------
1/2 Kg  Ketan Putih
1/2 bagian bulat Kelapa yang biasa untuk Urap (1/2 tua) - parut halus
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
( * resep ini dari Ibu Bambang Sudjiman )

Cara membuat :
-----------------


PhotobucketPhotobucket

PhotobucketPhotobucket


PhotobucketPhotobucket


Jadi deh Tetel FUNKY... jajanan tradisional indonesia !!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...